Brief Builder
Rangkum tujuan, pesan utama, batasan, dan indikator hasil dalam satu halaman.
Output: creative briefStudio belajar kreatif untuk komunitas sekolah
Platform dan toolkit praktis untuk mengubah pesan sekolah menjadi poster, video, kampanye, dan materi belajar yang jelas, menarik, serta dekat dengan audiensnya.
Setiap kegiatan punya cerita, setiap pelajaran punya cara untuk terasa lebih dekat. Digital Creative School membantu tim sekolah menyusun pesan sebelum sibuk memilih warna, aplikasi, atau tren.
Mulai dari memetakan masalah sampai menyusun jadwal publikasi. Setiap alat dibuat agar bisa dipakai sendiri, bersama tim kelas, atau dalam pendampingan guru.
Rangkum tujuan, pesan utama, batasan, dan indikator hasil dalam satu halaman.
Output: creative briefKenali apa yang audiens pikirkan, rasakan, butuhkan, dan lakukan setelah melihat pesan.
Output: peta audiensSusun alur pembuka, isi, bukti, dan ajakan untuk video atau presentasi singkat.
Output: 6-frame storyboardTetapkan warna, tipografi, ritme, dan gaya gambar agar semua media terasa satu keluarga.
Output: mini style guideUbah informasi panjang menjadi headline, caption, dan CTA yang mudah dipahami.
Output: message bankPilih kanal, penanggung jawab, waktu tayang, serta cara sederhana untuk evaluasi.
Output: kalender kontenPilih tiga hal dasar. Campaign Canvas akan merangkum sudut pesan, format konten, dan langkah pertama yang bisa langsung dibawa ke rapat tim.
Tunjukkan perubahan kecil yang bisa dimulai siswa hari ini.
Carousel 5 slide dengan satu aksi per slide.
Wawancarai tiga siswa dan catat kalimat yang mereka gunakan sehari-hari.
Empat fase yang mudah diulang untuk kampanye kegiatan, materi edukasi, atau dokumentasi karya. Bukan teori panjang—setiap fase berakhir dengan keputusan yang bisa diuji.
Amati konteks, dengarkan audiens, dan pilih satu masalah komunikasi yang paling penting.
Tentukan pesan utama, ide cerita, gaya visual, dan format paling masuk akal untuk kanalnya.
Bagi peran, buat versi pertama, lalu cek keterbacaan dan aksesibilitas sebelum tayang.
Tunjukkan ke kelompok kecil, perbaiki berdasarkan respons, lalu publikasikan dan evaluasi.
Inspirasi brief yang bisa dikembangkan sesuai konteks sekolahmu.
Seri materi kelas yang mengubah topik kompleks menjadi keputusan harian.
Mengeksplorasi ide, belajar kerja tim, dan membangun portofolio yang punya konteks nyata.
Memandu proyek dengan struktur yang jelas tanpa harus menjadi ahli semua aplikasi desain.
Menyatukan standar pesan dan visual untuk kegiatan, program, serta komunikasi publik.
Menjadi rekan belajar, sumber cerita lokal, dan ruang uji bagi gagasan yang dibuat siswa.
Satu pesan utama, hierarki mudah dipindai, dan sumber informasi dapat dicek.
Bahasa ramah, kontras terbaca, caption tersedia, dan konteks audiens diperhatikan.
Izin foto sudah jelas, data pribadi terlindungi, serta karya dan musik digunakan dengan benar.
Ajakan spesifik, waktunya jelas, dan langkah pertamanya realistis bagi audiens.
Tidak. Metode utamanya berfokus pada cara berpikir dan alur kerja. Produksi dapat menggunakan perangkat yang sudah tersedia di sekolah, termasuk alat gratis.
Strukturnya paling mudah digunakan mulai jenjang SMP hingga SMA/SMK. Guru dapat menyederhanakan pertanyaan dan durasi untuk kelompok yang lebih muda.
Versi sprint dapat selesai dalam satu sesi 90 menit. Untuk hasil lebih matang, empat fase bisa dibagi menjadi 3–4 pertemuan.
Tidak. Prinsipnya dapat diterapkan pada presentasi kelas, mading, video, poster acara, materi orientasi, kampanye komunitas, dan format lain.